fbpx

Protein Hewani: Kelebihan, Kekurangan, dan Contohnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Sebagian besar protein hewani mengandung semua asam amino esensial yang tidak bisa dibuat dalam tubuh. Ini membuatnya lebih unggul daripada protein nabati.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Protein merupakan salah satu nutrisi makro penting yang tubuh butuhkan dalam jumlah cukup besar untuk membentuk sel-sel tubuh. Salah satu sumbernya berasal dari hewan yang disebut dengan protein hewani.

Selain protein hewani, ada juga protein nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Setiap jenis protein tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi agar tubuh tidak kekurangan nutrisi apapun.

Artikel ini akan membahas tentang protein hewani, kelebihan dan kekurangannya, serta contoh sumber makanan yang mengandungnya.

Mengenal Protein Hewani

Makanan yang Mengandung Protein Hewani

Protein hewani adalah jenis protein yang berasal dari hewan atau binatang. Biasanya, bagian hewan yang mengandung banyak protein hewani adalah serat otot atau daging, susu, dan telur.

Protein ini menjadi penting karena merupakan sumber asam amino esensial yang lengkap. Hal ini membuat fungsi protein hewani sebagai zat pembentuk dan pembangun tubuh dapat berjalan optimal.

Susu kambing, misalnya, mengandung semua jenis asam amino esensial tanpa terkecuali. Bandingkan dengan beras coklat yang mengandung  semua asam amino esensial, kecuali satu, leusin.

Maka dari itu, sebagai manusia, sangat penting untuk mengonsumsi protein yang bersumber dari hewan, dalam bentuk apapun. Ini akan membantu Anda untuk mencukupi kebutuhan asam amino tubuh tanpa terkecuali.

Keunggulan dan Kekurangan

Sebagai salah satu jenis protein terbaik yang tubuh butuhkan, jenis protein ini memiliki beberapa keunggulan.

Pertama, jelas bahwa kandungan asam amino esensialnya lebih lengkap daripada protein nabati.

Sebagai perbandingan, susu kambing mengandung semua jenis asam amino esensial dalam jumlah cukup. Di sisi lain, susu almond sangat kekurangan asam amino esensial jenis lysine, methionine, dan cysteine.

Kedua, tubuh manusia jauh lebih mudah untuk mencerna dan menyerap protein yang berasal dari hewan daripada protein dari tanaman. Akan tetapi, di antara jenis protein dari hewan, serat daging merupakan sumber protein yang paling sulit dicerna.

Ketiga, ada sebagian kandungan vitamin dan mineral penting yang tidak ada di protein nabati. Contohnya seperti zat besi, zinc, vitamin B12, vitamin D, dan DHA atau asam lemak omega-3.

Lalu, apakah ada kekurangan dari jenis protein ini?

Tentu saja ada. Kebanyakan protein dari hewan berbentuk daging memiliki kandungan lemak dan kolesterol yang cukup tinggi. Akibatnya, jika Anda konsumsi secara berlebihan, justru berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular.

Untuk mengurangi risiko ini, Anda dapat mengonsumsinya secara moderat dan memvariasikannya dengan protein nabati. 

Selain itu, jika mengonsumsi protein dari daging, sebisa mungkin hindari konsumsi daging merah. Hal ini karena golongan daging merah memiliki kandungan kolesterol jahat dan lemak tak jenuh tinggi.

Kelebihan Kekurangan
asam amino esensial lengkap
mudah dicerna
kandungan nutrisi tambahan lebih lengkap
sebagian mengandung asam lemak jenuh dan kolesterol tinggi

Contoh Sumber Protein Hewani

Setelah memahami keunggulan protein yang berasal dari hewan ini, Anda mungkin ingin menjadikannya sebagai menu harian.

Berikut ini sumber protein hewani yang bisa Anda temukan sehari-hari:

  1. Telur, merupakan sumber protein paling mudah dan murah. Kalori dalam 1 butir telur (50 gr) mencapai 77 kkal yang berasal dari 6,3 gram protein dan 5,3 gram lemak. Ini menjadikan telur sebagai sumber protein hewani untuk diet membentuk otot yang baik.
  2. Ayam, juga merupakan sumber protein yang murah. Satu porsi daging ayam ukuran sedang (40 gr) memberikan kalori yang setara dengan 1 butir telur. Karena teksturnya yang lembut, ayam dapat menjadi sumber protein hewani untuk mpasi yang baik.
  3. Susu, merupakan sumber protein yang enak dan terjangkau. Tiga perempat gelas susu kambing (150ml) memberikan protein yang setara dengan 1 butir telur. Karena mudah dan praktis, susu dapat menjadi sumber protein hewani untuk ibu hamil yang sangat baik.

Salah satu sumber protein dari hewan yang mudah dan nikmat untuk Anda adalah susu Supergoat.

Supergoat terbuat dari susu kambing etawa asli dengan paduan gula aren. Ini menjadikan Supergoat kaya protein maupun nutrisi mikro lain seperti:

  • vitamin B12, 
  • vitamin D, 
  • zat besi, 
  • zinc, serta 
  • asam lemak tak jenuh dan kolesterol baik.

Yuk, cukupi kebutuhan protein hewani Anda dengan 1 gelas Supergoat setiap hari.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.