fbpx

9 Cara Menerapkan Pola Hidup Sehat dan Langkah Praktisnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Pola hidup sehat itu sederhana. Namun, yang berat adalah membangun tekad dan konsisten melakukannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

2019 lalu, Kementerian Kesehatan RI pernah menyatakan, bahwa hanya 20% masyarakat Indonesia yang mengerti pola hidup sehat. Tentu saja, dari 20% yang mengerti, belum tentu semuanya menerapkan.

Padahal, mengabaikannya bisa meningkatkan beberapa resiko berikut:

  • Stunting 
  • Obesitas
  • Gangguan kesehatan
  • Penyakit kronis
  • dan banyak lagi

Maka dari itu, Supergoat merasa perlu untuk memberikan wawasan seputar pola hidup yang sehat disini.

Apa itu Pola Hidup Sehat?

Mengacu pada penjelasan WHO (World Health Organization), healthy lifestyles atau pola hidup sehat adalah cara hidup yang menurunkan risiko sakit parah atau meninggal lebih dini.

Faktanya, memang tidak semua penyakit bisa dicegah. Namun sebagian besar pemicu kematian, seperti penyakit jantung koroner dan kanker paru, masih dapat dihindari.

Prinsipnya, meskipun ajal itu di tangan Tuhan, namun manusia bisa melakukan berbagai ikhtiar menghindari berbagai pemicunya. Inilah yang sesungguhnya menjadi titik poin dari kampanye pola hidup sehat.

Jadi, maukah Anda berikhtiar?

Cara Menerapkan Pola Hidup Sehat & Langkahnya

Apa itu Pola Hidup Sehat

Ada beberapa cara menerapkan pola hidup sehat yang bisa Anda lakukan. Kami akan menjelaskan sekaligus dengan langkah pola hidup sehat yang praktis

1. Bangun Lebih Pagi

Tahukah Anda, bangun di antara pukul 3 hingga 5 pagi itu sangat baik untuk kesehatan? Salah satunya, membantu peremajaan kulit. Alasannya, pada waktu tersebut biasanya bekerja lebih untuk menghidrasi kulit serta mengoksigenasi darah.

Bukan hanya itu, Anda juga akan memiliki lebih banyak waktu untuk mengerjakan berbagai aktivitas penting seperti belajar, beribadah, berolahraga, hingga bekerja. Jika Anda tertarik membiasakan diri, lakukan hal berikut:

  • Tidur tidak terlalu malam, sesuai ritme sirkadian orang dewasa (6-8 jam per hari), berarti sebaiknya tidur antara pukul 8-10 malam.
  • Gunakan alarm untuk proses pembiasaan.
  • Bekerjasama dengan anggota keluarga lain untuk saling membangunkan.

2. Rajin Minum Air Putih

Banyak orang merekomendasikan Anda minum air putih 2 liter per hari. Namun, sebagian lagi ada yang mendorong hingga 3,7 liter bagi pria dan 2,7 liter bagi wanita. Terlepas dari itu semua, tidak ada yang berselisih bahwa minum air putih itu penting. 

Melakukan aktivitas sederhana ini membantu tubuh Anda tetap terhidrasi sepanjang hari. Selain menghindarkan diri Anda dari lemas, Anda juga terhindar dari problem yang lebih serius seperti penyakit batu ginjal. Kami sarankan, agar Anda tak terlewat, lakukan cara praktis berikut:

  • Menyimpan dispenser di tempat yang mudah dijangkau di rumah.
  • Membawa bekal minum kemanapun Anda pergi ke luar rumah.
  • Membiasakan minum wajib saat bangun tidur dan sebelum tidur (1-2 gelas).

3. Banyak Bergerak

Banyak orang yang terkena problem obesitas salah satunya karena kurang beraktivitas. Tumpukan lemak di tubuh dan perut yang membuncit ini sebenarnya mengundang resiko jika Anda biarkan begitu saja.

Padahal, untuk alasan medis, Anda perlu seminimalnya berjalan kaki selama 30 menit per-hari. Tentu, lebih bagus lagi jika Anda mengeja melakukan olahraga tambahan 3-5 kali dalam seminggu. Agar tercapai, kami berikan saran berikut:

  • Mulailah dari aktivitas fisik ringan seperti berjalan, Anda bisa menambahnya secara bertahap kemudian.
  • Lakukan pilihan olahraga yang bukan hanya sehat, namun Anda pikir menyenangkan.
  • Jika merasa kurang semangat, ajak teman-teman Anda untuk sama-sama membiasakan lebih banyak bergerak.

4. Tidur Cukup

Kurang tidur resikonya bisa bersifat jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk jangka pendek, Anda mungkin akan merasa lelah, kurang produktif, dan malas-malasan saat keesokan hari. Sementara jangka panjang, bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jantung.

Untuk orang dewasa, tidur 6-8 jam sudah cukup. Adapun jika Anda ingin membiasakan pola hidup sehat ini kepada anak-anak, standarnya beda lagi. Mayo Clinic misalnya menyarankan anak usia 6-12 tahun tidur 9-12 jam sehari, sedangkan usia 13-18 sekitar 10-12 jam. Anda bisa lakukan langkah berikut jika kesulitan:

  • Lakukan manajemen waktu yang baik, jangan menunda pekerjaan yang berujung pada begadang (dalam intensitas yang sering)
  • Kontrol pikiran dan jauhi stress, karena problem ini bisa membuat Anda susah tidur.

5. Berpikir Positif

Mudah berpikiran negatif ketika menjumpai berbagai peristiwa dalam hidup bisa membuat Anda gampang stres. Hidup Anda diliputi dengan kecemasan, ketakutan, dan berbagai hal buruk lainnya. Padahal, memelihara stress bisa memicu  aneka masalah seperti depresi, sakit kepala, obesitas, diabetes, hingga risiko jantung.

Untuk itu, ubahlah mindset Anda pada berbagai hal. Bentuknya, bisa dengan membiasakan sikap berikut:

  • Mensyukuri segala nikmat yang didapat.
  • Optimis ketika menjumpai masalah.
  • Bahagia jika ada orang lain mendapatkan kebahagiaan (tidak iri, dengki, atau julid)

6. Batasi Konsumsi yang Terlalu Manis dan Asin

Ada banyak penyakit yang berakar dari pola makan salah. Salah satunya, karena terlalu banyak mengkonsumsi yang manis atau asin. Makanya, dalam Pedoman Gizi Seimbang, pada tahun 2014 Kemenkes RI menyarankan hal ini. 

Sebaiknya, Anda batasi konsumsi gula (fruktosa) dan natrium/sodium yang menghasilkan rasa asin. 

Batasan gula adalah 50 gram per hari (-5-9 sendok teh), sedangkan natrium 2000 miligram (setara 1 sendok teh). Sebagai wujud prakteknya, Anda bisa lakukan hal berikut:

  • Batasi makanan atau minuman yang Anda tidak bisa ketahui secara pasti kandungan gula atau natriumnya.
  • Jika mengkonsumsi makanan atau minuman kemasan, jangan lupa cek fakta nutrisi yang biasanya ada di bagian belakang kemasan.
  • Utamakan masak sendiri agar bisa mengatur kadar gula dan natrium untuk setiap asupan yang Anda konsumsi.

7. Perbanyak Sayuran dan Buah-Buahan

Tahun 2018, Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI menyebut, sekitar 95% masyarakat Indonesia kurang makan sayur dan buah. Standar kurang ini maksudnya mengkonsumsi di bawah 5 porsi per hari.  Padahal, keduanya adalah sumber gizi yang penting untuk kesehatan.

Maka dari itu, belakangan pemerintah mendorong kampanye ‘isi piringku’ yang berisi ajakan untuk makan dengan gizi lengkap. Jadi, tidak hanya berisi makanan pokok dan lauk pauk juga, namun mesti melengkapinya dengan sayur dan buah.

Sebenarnya, ini tidak sulit karena keduanya mudah Anda temukan dan harganya juga terjangkau.

8. Jauhi Rokok dan Alkohol

Pada 2020, Kata Data mencatat 20,31% orang Indonesia adalah perokok. Sementara itu, dalam data Kemenkes pada 2019, jumlah peminum alkohol 10 tahun terakhir meningkat. 

Padahal, kedua hal tersebut bisa memicu berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Bahkan, pesan bahayanya lazim tertulis di kemasannya. Untuk menghindarinya, Anda mungkin perlu lakukan hal berikut:

  • Tekad yang kuat dari dalam diri sendiri.
  • Berpikir panjang, pikirkan berbagai resiko di masa depan yang diakibatkan perilaku tidak sehat ini.
  • Untuk yang merokok, ini mungkin sudah jadi kebiasaan. Untuk menghentikan kebiasaan, Anda perlu memaksa diri untuk menghindarinya dalam jangka waktu di atas 40 hari.
  • Berpartner dengan teman atau keluarga untuk mengingatkan jika Anda melanggar disiplin untuk menjauhinya. 

9. Jaga Hubungan Baik dengan Orang Lain  

Masalah kita dengan orang lain, bukan tak mungkin memicu penyakit. Jika Anda banyak ‘musuh’, tidak disenangi banyak orang, dan sejenisnya, beban pikiran bisa terganggu. Pada gilirannya, stress dan berbagai dampak turunannya siap menunggu.

Terlebih lagi, pada dasarnya komunikasi dengan orang lain itu kebutuhan manusia. Semakin banyak Anda memiliki rekan, maka semakin banyak kesempatan berkomunikasi. Beberapa hal berikut mungkin membantu Anda menjalin relasi positif dengan banyak orang:

  • Tersenyum jika berjumpa.
  • Menyimak dengan antusias ketika lawan bicara sedang bercerita atau menyampaikan sesuatu.
  • Tidak merendahkan orang lain, baik dengan gimmick maupun verbal.
  • Mengingat hari spesial dan memberikan ucapan ketika ia melalui hari spesialnya.
  • Tidak ragu meminta maaf jika bersalah.

Rekomendasi

Pada dasarnya, berbagai saran di atas bukan sesuatu yang berat untuk dilakukan. Semua orang bisa melakukannya. Asalkan, memiliki niat yang kuat dan kemauan untuk konsisten.

Untuk menemani proses menjalankan pola hidup sehat di atas, susu kambing etawa dari Supergoat adalah minuman yang sangat pas untuk Anda. Berbagai kandungannya membantu Anda untuk hal hal berikut:

  • Membuat tidur lebih nyenyak
  • Mengontrol nafsu makan agar terhindar dari obesitas
  • Melepaskan diri dari stress
  • Membantu membentuk otot setelah olahraga
  • dan ratusan manfaat lainnya.

Dengan segala khasiatnya, pola hidup sehat yang ingin Anda terapkan akan semakin sempurna dan mudah diwujudkan. Tentu saja, Anda perlu mempertimbangkannya!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.