fbpx

Kenapa Saat Puasa Sering Ngantuk? Ini 10 Penyebab dan Solusinya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Mungkin Anda pernah merasa begitu mengantuk waktu sedang puasa dan bertanya-tanya, kenapa saat puasa sering ngantuk?

Sebenarnya, orang puasa memang cenderung merasa lemas karena kekurangan energi. Tapi, kalau sering ngantuk saat puasa dan seharian tidur terus, tentu ini mengganggu.

Jika Anda sering merasa ngantuk sepanjang hari ketika sedang puasa Ramadhan, mungkin salah 1 dari 10 hal ini penyebabnya.

Baca sampai habis 10 penyebab ngantuk saat puasa berikut ini dan bagaimana cara mengatasinya.

Perubahan Ritme Sirkadian

Sirkadian merupakan irama biologis alami di mana tubuh mengeluarkan hormon-hormon tertentu di waktu tertentu. Contohnya, hormon tidur melatonin keluar saat malam dan hormon kerja kortisol keluar saat siang.

perubahan irama sirkadian menjadi penyebab kenapa saat puasa sering ngantuk

Hadirnya waktu sahur dan hidupnya waktu malam saat Ramadhan mendorong perubahan ritme sirkadian ini. Akibatnya, umumnya jumlah waktu tidur menjadi berkurang.

Secara alami tubuh akan berusaha mengompensasi dengan berusaha meningkatkan waktu tidur di siang hari. Itulah yang membuat Anda mungkin merasa ngantuk saat puasa.

Umumnya hal ini hanya berlangsung sementara di 10 hari pertama. Namun, Anda dapat menguranginya dengan lebih banyak menerima cahaya terang atau matahari di waktu siang.

Begadang di Waktu Malam

Sudahlah waktu tidur berkurang untuk sahur, tambah lagi dengan begadang di waktu malam.

Memang menghidupkan malam di bulan Ramadhan sangatlah baik. Namun, Anda perlu mengingat bahwa tubuh memiliki hak istirahat atau tidur. Sedikitnya, kebutuhan tidur antara 7-8 jam tetap harus terpenuhi dalam 24 jam.

Frekuensi Tidur - Kenapa Saat Puasa Sering Ngantuk

Karena itu, jika tidak ada keperluan mendesak, lebih baik hindari begadang di waktu malam. Termasuk juga kebiasaan ngemil malam yang membuat irama sirkadian ikut kacau.

Kurang Tidur Siang

Tidur siang merupakan kebutuhan yang penting untuk Anda lakukan. Bahkan, saat tidak puasa saja, tidur siang memiliki peran penting dalam mempertahankan kebugaran tubuh dan kemampuan konsentrasi.

Apalagi saat puasa, tentu kebutuhannya menjadi lebih kuat lagi. Ini karena tidur siang menempati posisi sebagai pelengkap dari tidur malam yang kurang akibat qiyamul lail dan sahur.

Karena itu, upayakan sebisa mungkin untuk tidur sejenak (qailulah) di siang hari. Sekadar 45-60 menit sudah sangat baik, yang penting berkualitas.

QS. Ar-Ruum Ayat 23

Tidur Setelah Shalat Subuh

Memang, tidur setelah shalat subuh terlihat menarik. Apalagi setelah bangun cukup dini untuk sahur. Akan tetapi, hal ini ternyata memberikan efek yang tidak baik bagi puasa Anda.

Saat tidur, sistem parasimpatik bekerja dan memicu perbaikan tubuh. Efeknya, pencernaan bekerja lebih efektif, demikian juga dengan penyaringan oleh ginjal.

Sistem Saraf Otonom - Kenapa Saat Puasa Sering Ngantuk

Hal ini menyebabkan Anda menjadi cepat lapar begitu bangun tidur. Demikian juga dorongan untuk buang air juga meningkat. Kombinasi ini membuat Anda lebih cepat merasa letih dan ngantuk dalam menjalani puasa hari itu.

Karena itu, sebisa mungkin untuk mengisi waktu setelah subuh dengan kegiatan ringan. Membaca al-Qur’an, peregangan, dan sebagainya akan sangat membantu menghilangkan kantuk Anda.

Kurang Aktifitas Fisik

Saat puasa sering kita dengan sengaja mengurangi aktifitas fisik untuk menghemat tenaga sampai berbuka nanti. Namun, kurang aktifitas fisik ternyata juga dapat menyebabkan tubuh lemas.

Walau bagaimanapun, meski sedang puasa Ramadhan, melatih fisik tetap perlu. Hanya saja intensitasnya dikurangi agar tidak terlalu berat.

Solusinya, Anda dapat melakukan aktifitas fisik ringan seperti peregangan, jalan-jalan, dan semacamnya.

Jenis aktifitasKategoriKalori yang dibakar(Kal per kg per jam)
Bermain pianoringan1,4
Menyapu lantairingan1,5
Berjalan santairingan2
Latihan ringanringan2,4
Sepeda santairingan2,5

Kurang Interaksi Sosial

Pernah bertanya-tanya kenapa para sopir suka sekali membawa teman dan bercakap-cakap? Ini karena percakapan dan interaksi sosial membantu otak tetap aktif dan konsentrasi.

Kurangnya interaksi sosial membuat otak kurang aktif dan cenderung mengantuk.

Maka dari itu, untuk mengatasinya, Anda perlu meluangkan waktu untuk bercakap-cakap, berinteraksi, dan bercengkrama dengan keluarga atau kolega.

Dehidrasi

Air memegang peran penting dalam metabolisme tubuh. Hampir semua proses metabolisme dalam tubuh membutuhkan air sebagai medianya.

Karena itu, hidrasi tubuh sangatlah penting. Kekurangan air atau dehidrasi dapat menyebabkan kesadaran menurun. Gejalanya bisa berupa mengantuk, lemas, hingga halusinasi dan mengigau.

Dehidrasi salah satu penyebab ngantuk saat puasa

Untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik saat puasa, Hindari minum zat diuretik (contoh: kopi) saat sahur. Ini supaya cairan dalam tubuh Anda tidak lekas terbuang lewat urin.

Lebih lengkapnya tentang cara melakukan suplai cairan saat puasa, Anda bisa membaca artikel diet saat puasa yang pernah kami unggah.

Ngopi Siang Kurang, Ngopi Malam Kelebihan

Hal ini terutama untuk coffee addict yang tidak bisa tidak minum kopi setiap hari.

Biasanya, tipe seperti ini akan mudah mengantuk jika tidak minum kopi pagi atau siang hari. Sebagai kompensasinya, sering jatah ngopi pindah ke malam hari.

Sayangnya, jika ngopi malam kelebihan, maka kafeinnya justru mendorong insomnia yang berakibat waktu tidur kurang. Selanjutnya, tentu akan membawa efek mengantuk di waktu siang.

Maka dari itu, usahakan untuk minum kopi selambatnya 4 jam sebelum tidur malam. 

Ngopi Siang Kurang Ngopi Malam Kelebihan

Hal ini untuk memastikan siklus tidur Anda tetap berlangsung normal dan kebutuhan jam tidur Anda terpenuhi.

Sakit

Beberapa penyakit memberikan gejala letih, lemah, lesu, dan mudah mengantuk.

Ada yang ringan saja dan bisa membaik tanpa perlu konsultasi ke dokter. Contohnya seperti: anemia gizi besi dan semacamnya.

Namun, ada pula yang butuh konsultasi dokter untuk terapinya. Contoh seperti: diabetes, penyakit seliak (autoimun), hipotiroidisme, dan sebagainya.

Untuk itu, Anda harus paham kondisi tubuh Anda sendiri sehingga jika butuh bantuan profesional, Anda bisa langsung mendapat pertolongan.

Kurang Gizi saat Sahur

Sahur merupakan momen pengisi energi untuk persiapan puasa sepanjang hari. Jadi, jika terlewat atau sahurnya kurang bergizi, Anda bisa lemas dan mengantuk seharian.

Untuk itu, jangan sampai melewatkan sahur. Dan, usahakan untuk sahur dengan makanan bergizi. Bila perlu, Anda dapat meminum susu Supergoat 20 menit sebelum sahur, sambil mengumpulkan mood.

Kira-kira, mana yang sedang Anda alami sekarang? Apakah masalah ngopi atau banyak begadang di waktu malam?

Silakan ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar. Dan jika Anda rasa info ini bermanfaat, jangan sungkan untuk menekan tombol berbagi ke media sosial.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.