fbpx

Menu Makanan untuk Usia 50 Tahun ke Atas agar Senantiasa Bugar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Sudah memasuki usia 50 tahun? Lengkapi diet Anda dengan makanan sarat gizi berikut agar terhindar dari penyakit yang mengancam jiwa.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Menginjak usia setengah abad Anda perlu memprioritaskan asupan makanan yang bergizi daripada hanya berfokus untuk memanjakan lidah. Ini karena organ tubuh mulai mengalami penuaan dan rentan terserang penyakit. Untuk mengatasinya, Anda perlu menerapkan pola makan sehat dan seimbang misalnya dengan rekomendasi menu makanan untuk usia 50 tahun ke atas berikut.

Daftar Menu Makanan yang Dapat Membantu Anda Menangkis Berbagai Penyakit Berbahaya

Risiko mengalami gangguan kesehatan serius akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia, seperti masalah jantung, diabetes, kanker, stroke, dan gagal ginjal. Tapi tidak perlu berkecil hati dulu karena dengan gaya hidup dan pola makan sehat, berbagai ancaman kesehatan tersebut dapat Anda hindari.

Sebagai referensi kesehatan Anda, beberapa menu lezat penangkal berbagai penyakit berbahaya berikut bisa menjadi pilihan.

1. Nasi Merah

Alih-alih karbohidrat sederhana seperti nasi putih, cobalah lebih sering mengkonsumsi nasi merah yang merupakan karbohidrat kompleks. Tidak hanya lebih mengenyangkan, nasi merah juga memberi lebih banyak asupan nutrisi yaitu serat, vitamin dan mineral.

Nasi yang terbuat dari beras merah ini akan membantu pemenuhan gizi tubuh sekaligus dapat mengontrol berat badan sehingga Anda terhindar dari ancaman diabetes tipe 2. Lagipula kandungan serat dalam nasi merah dapat mengatasi konstipasi alias susah BAB.

Menu harian berbahan nasi merah yang bisa Anda coba misalnya, nasi bakar dengan nasi merah, nasi uduk beras merah, atau sushi nasi merah.

2. Ikan

Tidak hanya gangguan kesehatan fisik, pertambahan usia juga meningkatkan risiko masalah mental dan ingatan, misalnya akibat serangan penyakit demensia atau Alzheimer.

Inilah alasannya diet sehat untuk usia 50 tahun keatas wajib menyertakan menu makanan berbahan dasar ikan yang kaya asam lemak omega-3. Senyawa ini dapat membantu memperlancar aliran darah menuju otak sehingga kinerjanya tetap terjaga.

Manfaat lain asam lemak omega-3 adalah membantu menjaga kesehatan mental dengan mengurangi gejala depresi dan memperbaiki mood.

Untuk mendapatkan manfaat lemak baik tersebut, Anda direkomendasikan makan ikan sebanyak dua atau tiga kali seminggu. Jenis ikan dengan kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi namun mudah Anda temukan, misalnya ikan tongkol, teri, tuna, dan ikan kembung.

makanan sehat untuk usia 50 tahun ke atas

Anda dapat mengolahnya menjadi kuliner ikan kuah kuning, ikan kembung kukus, tuna sambalado, atau ikan asam pedas. Cukup menggugah selera, bukan?

3. Daging tanpa lemak dan tahu tempe

Jangan menghindari protein dalam menu diet untuk usia 50 tahun ke atas, karena Anda memerlukannya untuk mempertahankan massa otot. Artinya kesempatan Anda untuk tetap bugar dan aktif sampai lanjut usia akan semakin besar.

Alasannya protein berperan penting dalam gerakan dan kontraksi otot, serta menyediakan energi bagi tubuh. Sebaiknya pilih sumber protein rendah lemak untuk menghindari kenaikan berat badan. Ini misalnya, daging ayam tanpa kulit, atau daging merah tanpa lemak, kacang-kacangan atau tahu dan tempe, dan putih telur.

Anda dapat mengolah bahan-bahan tersebut menjadi kuliner lezat, misalnya, sup ayam, soto daging, dan sambal goreng tahu tempe.   

4. Yoghurt

makanan yang baik untuk umur 50 tahun ke atas

Jika usus Anda sehat, maka tubuh juga akan sehat! Karena itu Anda perlu mengkonsumsi makanan dengan kandungan probiotik atau bakteri baik untuk menjaga kesehatan pencernaan. Salah satunya adalah yogurt, yaitu olahan susu yang difermentasi dengan bakteri bifidobacteria dan bakteri asam laktat.

Manfaat lain dari yoghurt adalah mengatasi gangguan pencernaan, mencegah kanker pada area kandung kemih, serta memperlancar pencernaan. Ini terutama pada lansia yang kerap mengalami sembelit akibat melambatnya proses metabolisme.

Anda bisa mengolah yoghurt menjadi dessert lezat, misalnya strawberry frozen yoghurt, kue pisang dengan yoghurt beku, atau salat buah saus yoghurt.

5. Sayuran dan buah

Sayuran dan buah adalah makanan alami yang sangat kaya nutrisi, mulai dari vitamin, mineral, antioksidan, serat dan masih banyak lagi. Tidak hanya makanan sehat untuk usia 50 tahun ke atas, setiap piring makan setengahnya wajib berisi buah dan sayuran.

Khasiat superfood tersebut terutama bagi lansia adalah membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak gampang sakit. Sebagai agen antioksidan, buah dan sayuran efektif mencegah efek buruk radikal bebas yang salah satunya memicu kanker.

Kedua bahan makanan tersebut sebaiknya dikonsumsi segar agar nutrisi dan enzimnya tidak rusak akibat pemanasan. Smoothie, jus, urap, karedok, salat, gado-gado bisa menjadi menu yang menyegarkan, sehat, sekaligus nikmat.

6. Susu kambing etawa

susu untuk orang tua

Daripada susu sapi, kandungan kalsium susu kambing lebih tinggi dan bagi lansia ini dapat membantu mempertahankan kepadatan tulang seara efektif. Kekurangan kalsium bisa mengakibatkan pengeroposan tulang (osteoporosis) yang akan meningkatkan risiko cedera.

Jadi, mulai sekarang penuhi kebutuhan kalsium Anda dengan minum susu kambing etawa sebanyak 200 ml per hari. Terlepas dari manfaatnya untuk tulang, susu kambing juga lebih kaya nutrisi dibandingkan susu sapi dan lebih aman bagi penderita intoleransi laktosa.

Dengan Supergoat, produk susu kambing etawa bubuk dalam kemasan saschet, minum susu jadi makin praktis kapan dan dimana saja. Apalagi dengan tambahan gula aren asli yang membuat cita rasanya semakin nikmat. Yuk, coba sekarang juga!

Makanan Pantangan untuk Anda yang Sudah Berusia 50 Tahun ke Atas

Selain referensi diet sehat untuk yang telah memasuki usia emas, Anda juga perlu mengetahui makanan pantangan usia 50 tahun. Dengan begitu kesehatan tubuh akan lebih terjaga dan memungkinkan Anda untuk tetap aktif menjalani berbagai rutinitas.

1. Garam

Garam atau natrium memang merupakan mineral penting untuk tubuh asalkan tidak berlebihan. Kelebihan garam akan meningkatkan tekanan darah yang menyebabkan ketegangan atau tekanan pada pembuluh darah, jantung, otak, dan ginjal.

Akibatnya risiko terjadinya stroke, serangan jantung, dan kerusakan ginjal menjadi lebih tinggi. Jadi, batasi konsumsi keripik asin, makanan cepat saji, daging olahan, dan sejenisnya untuk membatasi garam.

2. Gula

Asupan gula yang berlebihan dapat mempercepat proses penuaan, memicu kencing manis, dan obesitas. Padahal mempertahankan berat badan ideal umur 50 tahun akan menghindarkan Anda dari komplikasi penyakit pada organ-organ penting tubuh.

Cake, kue kering, es krim, minuman bersoda, jus pabrikan adalah jenis-jenis hidangan yang kebanyakan mengandung gula tinggi. Ini termasuk nasi putih yang memiliki indeks glikemik tinggi sehingga mudah melonjakkan kadar gula darah Anda.

3. Gorengan

Mulai sekarang ubah gaya memasak dengan lebih banyak mengolah makanan yang dikukus atau direbus daripada digoreng. Ini karena minyak goreng bisa meningkatkan kadar lemak jenuh yang mengakibatkan penyumbatan pada pembuluh darah.

Hasilnya Anda akan lebih berisiko terserang gangguan kolesterol serta masalah jantung. Selain itu, makan gorengan secara berlebihan juga mengakibatkan peningkatan produksi asam lambung dengan gejala perut mulas dan perih.

4. Kafein

Anda juga perlu mengurangi konsumsi kafein seiring meningkatnya usia, misalnya dengan membatasi porsi minum kopi. Ini karena kafein dapat memicu hormon stres yang kemudian berdampak pada peningkatan produksi insulin.

Kondisi tersebut bisa menjadi penyebab terjadinya peradangan dan rasa tidak nyaman. Belum lagi keasaman kopi yang memicu gangguan pencernaan, terutama untuk pengidap penyakit maag.

Konsumsi kafein berlebihan juga kerap dikaitkan dengan insomnia atau kesulitan mendapatkan tidur berkualitas. Akibatnya, tubuh akan lesu dan lebih mudah terinfeksi virus dan bakteri penyebab penyakit.

5. Daging olahan (sosis, nugget, ham, dan sejenisnya)

Daging olahan seharusnya memang tidak menjadi asupan rutin harian karena nilai gizinya yang sangat minim, namun sarat garam dan lemak jahat. Selain itu, bagi wanita yang telah memasuki masa menopause hidangan tinggi garam dapat mengurangi kepadatan tulang yang menyebabkan osteoporosis.

Kesimpulan

Menginjak usia 50 tahun Anda perlu mencermati pola makan harian agar kinerja organ-organ vital tetap terjaga sehingga tubuh tetap bugar dan aktif.

Daftar menu makanan untuk usia 50 tahun ke atas ini bisa menjadi referensi kesehatan Anda dalam mengatur pola makan. Selain itu, jangan lalai untuk membatasi beberapa jenis hidangan yang dapat mengundang datangnya berbagai penyakit.

Semoga menginspirasi!

Bagikan artikel ini pada media sosial Anda agar semakin banyak orang yang mendapatkan manfaat dari informasi pada ulasan ini! Untuk meningkatkan wawasan seputar gaya hidup sehat bersama Supergoat klik tombol subscribe sekarang.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.