fbpx

Waspada! 13 Menu Lebaran yang Perlu Dihindari Penderita Diabetes

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Lebaran tidak berarti bebas makan bagi penderita diabetes. Beberapa menu lebaran perlu dihindari agar gula darah tidak meninggi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Penyandang diabetes sering menghadapi dilema saat Idul Fitri karena adanya beberapa menu lebaran yang perlu dihindari.

Seperti yang umumnya orang ketahui, diabetesi (penderita diabetes) rentan dengan peningkatan konsentrasi gula darah akibat resistensi insulin. Efeknya, makanan atau minuman yang pada orang normal tidak menyebabkan hiperglikemia (gula darah tinggi) bisa berefek lebih pada diabetesi.

Kementerian Kesehatan membatasi konsumsi gula bagi pemilik kencing manis untuk tidak lebih dari 50 gram per hari (setara 4 sendok makan). 

Mengingat lebaran merupakan momen di mana berbagai jenis makanan tersedia, tentu Anda perlu memahami apa saja yang sebaiknya dihindari diabetesi.

Berikut 13 jenis menu lebaran yang perlu dihindari oleh penderita diabetes.

Golongan Kue Kering

Pertama, yaitu golongan kue kering, yang mana mencakup beberapa kue berikut.

Kue Nastar

Kue lezat yang sering berisi selai nanas ini memang populer selama lebaran. Sayangnya, kue ini masuk pada golongan yang perlu Anda waspadai sebagai penyandang diabetes.

Sebab, kandungan gula dan karbohidrat pada kue nastar tergolong cukup tinggi. Bayangkan, dari 100 gram kue nastar, kandungan gulanya sekitar 48%–baik yang berasal dari gula pasir, gula tepung, maupun selai.

Artinya, mengonsumsi 3-4 butir nastar (15-20 gram) saja sudah memenuhi ⅕ dari angka maksimal konsumsi gula harian.

Kue Putri Salju

Rasa manis kue putri salju memang selalu mampu membuat orang meneteskan air liur. Namun, para diabetesi tahu bahwa di balik rasa manis selalu ada risiko.

kue putri salju menu lebaran yang perlu dihindari penderita diabetes

Lebih dari nastar, kue putri salju yang terbuat dari gula pasir, tepung maizena, telur, keju, dan margarin, justru 50%-nya terdiri atas gula.

Artinya, justru kue putri salju masuk pada daftar teratas kue lebaran yang perlu Anda batasi konsumsinya.

Kue Kastengel

Kue ini memang tidak membutuhkan gula pasir dalam membuatnya. Namun, selain keju, margarin, mentega, dan telur, ada tepung terigu yang mengandung 77% karbohidrat.

Selain itu, terigu juga memiliki nilai indeks glikemik yang tinggi, mencapai 75 poin. Artinya, dengan mengonsumsi 100 mg terigu, maka gula darah bertambah 77 x 75 : 100 = 57,75 mg.

Apa efeknya? Mengonsumsi 4 potong kue kastengel (20 gram) mencukupi 1/10 kebutuhan konsumsi gula harian. Memang tidak terlalu besar daripada nastar dan putri salju, tapi cukup untuk menambah konsumsi gula harian Anda.

Malkist Cracker

Malkist terasa renyah dan manis, jadi para diabetesi biasanya sudah cukup sadar untuk menghindarinya. Meski begitu, Anda perlu tahu berapa kandungan gula di dalamnya.

Kandungan gula pada 4 keping malkist (9 gram) mencapai 7,3 gram (termasuk dari gula pasir dan tepung karbohidratnya).  Jadi, bisa dikatakan bahwa kandungan dari malkist memang karbo dan gula.

gula tinggi pada malkist perlu dihindari penderita diabetes

Karena itu, lebih aman bagi Anda untuk menghindari terlalu banyak makan kue ini.

Kue Kering Kacang Tanah

Kacang-kacangan murni sebenarnya bagus untuk penderita diabetes. Tapi, ketika diolah menjadi kue kering, efeknya akan berbeda.

kue kaacng mengandung gula tinggi

Bahan utama membuat 1 kilogram kue kering kacang tanah adalah 450 terigu, 150 gula pasir, dan 250 kacang tanah. Artinya, konsentrasi karbohidrat maupun gula di dalamnya mencapai di atas 50%.

Angka ini tentu sangat besar, kurang lebih setara dengan kue putri salju. Jadi, akan lebih baik jika Anda menghindari atau membatasi asupan kue ini.

Selain kue di atas, tentu masih banyak yang lainnya. Namun, jika Anda harus menghitung-hitung gula ketika akan makan kue, tentu sangat tidak praktis.

Simpelnya, jika Anda rasa kue tersebut bakal manis, lebih baik menghindari atau membatasi maksimal 1 keping saja.

Golongan Hidangan Lebaran

Selanjutnya, menu lebaran yang perlu dihindari penderita diabetes adalah dari golongan lauk atau sayur, terutama yang bersantan. 

Santan segar sebenarnya cukup aman untuk kencing manis, karena beban glikemiknya sangat rendah, hanya sebesar 5,4.

Tapi, santan untuk masak memiliki kandungan asam lemak jenuh trans hingga 21%. Kondisi ini dapat meningkatkan LDL (kolesterol jahat) dan menyebabkan komplikasi.

Maka, lebih aman untuk membatasi asupan sayur berkuah santan tersebut. Di antaranya termasuk:

Rendang

Sulit memang untuk menolak cita rasa rendang yang sudah dinobatkan sebagai makanan terenak nomor 1 di dunia.

Namun, Anda perlu tahu bahwa 1 porsi rendang menyimpan 468 Kalori. Artinya, ada risiko asupan kalori yang terlalu banyak jika Anda tidak membatasinya secara tegas.

Semur

Semur mungkin tak menyimpan kalori sebanyak rendang, tapi besarnya patut Anda waspadai. 

Sebab, 1 porsi semur daging memiliki kandungan hingga 281 Kalori. Jadi, tetap merupakan menu yang perlu Anda perhatikan batasannya.

Gulai

Di bawah semur, hanya terpaut 10 Kalori, terdapat menu gulai yang juga sering muncul saat lebaran.

Untuk 1 porsi gulai, Anda bisa mendapatkan tambahan kalori mencapai 271 Kalori. Lumayan besar untuk menu lebaran.

Opor Ayam

Pasangan ketupat lebaran ini memang hampir tidak pernah absen di setiap rumah saat Idul Fitri. Tapi, Anda patut mewaspadainya karena ternyata kalorinya juga cukup tinggi.

opor ayam termasuk menu yang perlu dihindari penderita diabetes

Dalam 1 porsi opor ayam, terdapat kurang lebih 392 Kalori. Memang tidak sebanyak rendang, tapi angka ini bahkan di atas kandungan kalori pada gulai dan semur.

Ketupat Sayur

Sebenarnya bukan karena ketupat maka Anda perlu waspada, tapi karena bahan asalnya adalah nasi putih.

Jenis nasi ini memiliki indeks glikemik tinggi, mencapai 73-77, atau kira-kira setara dengan nilai IG tepung terigu.

Gorengan

Gorengan memang kelihatan sepele, tapi kalori pada 1 potong gorengan bahkan dapat lebih tinggi dari 2 potong roti.

Tabel kandungan kalori pada 7 jenis gorengan.

Jenis GorenganKalori
Tahu isi134 kkal
Pisang goreng146 kkal
Tempe goreng tepung158 kkal
Singkong goreng160 kkal
Tempe mendoan200 kkal
Bakwan sayur215 kkal
Pisang molen275 kkal

Selain itu, makanan  gorengan juga cenderung mengandung asam lemak jenuh trans dari minyak gorengnya. Karena itu, risikonya juga cukup besar bagi yang memiliki diabetes.

Golongan Minuman

Idul Fitri selalu identik dengan makanan bersantan dan minuman yang manis.

Sayangnya, masih banyak yang belum sadar bahwa minuman manis tersebut justru lebih menyimpan risiko. Ini karena bentuk glukosa dalam minuman tersebut bukanlah karbohidrat kompleks, tapi gula sederhana.

Artinya, lonjakan gula darah akan lebih cepat dan efektif daripada konsumsi gula dari makanan.

Contoh golongan minuman yang perlu untuk Anda kontrol asupannya antara lain:

Cola

Minum cola saat sedang kumpul beramai-ramai memang seru. Tapi Anda perlu tahu bahwa cola merupakan salah satu minuman dengan gula yang sangat tinggi.

Bayangkan, 1 gelas cola mengandung gula hingga 21 gram. Artinya, cukup 2 gelas cola, dan batas konsumsi gula maksimal per hari sudah terpenuhi.

Sirup

Berbagai jenis sirup sering muncul pada saat lebaran. Tapi, intinya semua jenis sirup tersebut memiliki gula dan kalori yang tinggi. Baik itu sirup dengan bahan dasar glukosa maupun fruktosa.

Bahkan, kandungan kalori dalam 1 sendok makan sirup glukosa bisa 4 kali lebih tinggi daripada gula pasir dengan takaran yang sama.

Penutup

Melihat berbagai jenis menu lebaran yang perlu dihindari penderita diabetes, mungkin Anda bertanya-tanya, “Terus harus makan apa?”

Wajar saja, karena hampir semua menu lebaran di mana-mana menyajikan hal yang serupa. Karena itu, Anda dapat menerapkan solusi:

  1. Tetap mengonsumsi, tapi kurangi porsinya hingga ¼ dari porsi normal.
  2. Sedia insulin dan obat penurun kolesterol agar bisa merespon kenaikan gula darah maupun kolesterol darah setiap saat.
  3. Pindah ke menu yang lebih aman bagi penderita diabetes.

Contoh minuman lebaran yang aman bagi diabetesi adalah Susu Supergoat.

Susu Supergoat terdiri atas susu kambing Etawa bubuk dengan gula aren. Sementara kandungan MCT (middle chain triglyceride) di dalamnya bisa menurunkan kolesterol, serta insulin dalam gula aren bisa mengontrol gula darah.

Jadi, tak perlu pusing dengan banyaknya menu lebaran yang harus dihindari penderita diabetes. Sediakan susu Supergoat yang lebih aman dan bermanfaat.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.