fbpx

Cegah Sebelum Stres Melanda, Begini Cara Menerapkan Me Time untuk Menjaga Kesehatan Mental Anda

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Sekitar 50% orang yang stres karena pekerjaan merasa membutuhkan “me time”. Seperti apa manfaat me time untuk kesehatan mental dan bagaimana menjalaninya?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Jika belakangan ini Anda sering merasa lelah tanpa sebab atau frustasi tanpa alasan, mungkin saat ini Anda butuh “me time”.

Kenapa kita butuh me time?

Karena, pada dasarnya hidup butuh keseimbangan.

Dalam hal pembagian waktu, itu berarti ada work time, social time, dan me time.

Apa itu “Me Time”?

Singkatnya, “me time” adalah menyediakan waktu untuk diri Anda sendiri tanpa teralihkan untuk yang lain.

Yang dimaksud yang lain dalam hal ini termasuk pekerjaan, teman, bahkan keluarga atau pasangan.

Kenapa Anda butuh waktu untuk diri sendiri?

Sebenarnya, meluangkan waktu untuk diri sendiri secara rutin dari waktu ke waktu adalah kebutuhan untuk mental yang sehat.

Namun, saat Anda sedang mengalami beberapa hal tertentu, bisa jadi itu sinyal bahwa Anda sedang sangat membutuhkan momen-momen kesendirian.

Daftar berikut merupakan hasil survey atas 2.000 orang dewasa di Amerika yang menunjukkan alasan mengapa meluangkan waktu untuk diri sendiri itu penting.

Akibat Kurangnya Melakukan Me Time

7 Manfaat Me Time untuk Anda dan Orang di Sekitar Anda

manfaat Me Time

Lantas, apa saja manfaat dari momen-momen kesendirian?

1. Mengembalikan Kesegaran Otak

Tahukah Anda, dari waktu ke waktu, otak kita menggunakan gelombang yang berbeda-beda?

Semakin santai kondisi Anda, semakin rendah frekuensi gelombang otak Anda.

Sebaliknya, semakin stres kondisi Anda, maka semakin tinggi frekuensi gelombang otak.

Mengembalikan Kesegaran Otak
Foto: Indy Neurofeedback

Bukan berarti frekuensi gelombang otak yang tinggi (beta & gamma) jelek ya. 

Karena, gelombang otak frekuensi tinggi bagus untuk memaksimalkan konsentrasi dan memecahkan masalah.

Namun, jika kondisi tersebut berlangsung terlalu lama, hal ini dapat menurunkan sistem imun serta meningkatkan depresi dan kecemasan.

Karena itu, menyisihkan beberapa jam per hari untuk diri Anda sendiri akan bermanfaat mengembalikan kondisi gelombang otak ke tingkat rendah (alpha & theta).

2. Membantu Menguraikan Permasalahan yang Rumit

Pernah merasa punya problem rumit? Sudah berpikir sekeras mungkin tapi jawabannya tidak juga ketemu?

Lalu, tiba-tiba saja solusinya ketemu saat sedang ibadah?

Itu karena ibadah atau kondisi rileks lainnya membuat gelombang otak memasuki mode alpha.

Mode alpha mendorong kemampuan untuk berpikir kreatif dan imajinatif.

Maka dari itu, masalah yang terlihat rumit bisa tiba-tiba lebih jelas jalan keluarnya.

Selain itu, gelombang alpha dan theta memicu tubuh memberikan efek penyembuhan yang bagus untuk kesehatan mental dan jasmani sekaligus.

3. Meningkatkan Kemampuan Berkonsentrasi

Berapa lama manusia bisa berkonsentrasi?

Normalnya, kemampuan otak manusia berkonsentrasi secara penuh bervariasi tergantung usia.

Dari maksimal 5 menit untuk anak usia 2 tahun, hingga optimal 20 menit untuk orang dewasa.

Meningkatkan Kemampuan Berkonsentrasi
Foto: NuTesla.com

Setelah itu, kemampuan konsentrasi akan menurun secara berangsur-angsur.

Oleh karena itu, pada saat konsentrasi berangsur menurun, para ahli menganjurkan supaya kita menyisihkan waktu untuk menyendiri.

Supaya, kemampuan konsentrasi bisa naik lagi ke tingkat yang lebih tinggi.

4. Membuat Anda Lebih Produktif

Anda pasti pernah mengalami, satu ketika, dalam rentang waktu yang singkat, karya yang Anda hasilkan berkali lipat.

Sementara, pada kesempatan lain, begitu lama waktu yang Anda habiskan, tapi hasilnya kurang memuaskan.

Faktanya, memiliki waktu yang panjang tidak berarti produktivitas bertambah.

Beberapa hal lain, termasuk tingkat konsentrasi, memberikan pengaruh yang tidak sedikit.

5. Memberikan Kesempatan Mengenali Diri Sendiri

Bagi diri Anda pribadi, waktu “me time” akan membantu Anda mengenali diri Anda dan potensi yang Anda miliki.

Pertanyaan seperti:

  • Apa impian saya?
  • Benarkan yang saya lakukan?
  • Bagaimana saya seharusnya menyelesaikan suatu masalah?

dan sebagainya, akan lebih mudah Anda menemukan jawabannya.

Pada akhirnya, hal ini dapat membuat mental Anda lebih sehat dan jiwa Anda lebih bahagia.

Sehingga, secara otomatis tingkat produktivitas Anda juga akan ikut meningkat.

6. Memberi Anda Waktu Berpikir Mendalam

Maksudnya apa?

Berpikir mendalam berarti meningkatkan kemampuan Anda untuk mengembangkan pemikiran dan tindakan yang memiliki nilai.

Menyendiri selama beberapa saat membuat Anda mampu menganalisa sesuatu lebih dalam dan memberikan solusi yang lebih bernilai.

Tahukah Anda, bahwa Rasulullah SAW sedang melakukan “me time” saat pertama kali menerima wahyu di gua Hira?

Kebiasaan Rasulullah SAW melakukan uzlah di gua Hira juga dapat dipandang sebagai contoh me time.

7. Meningkatkan Kualitas Hubungan Sosial

Pernahkah Anda merasa sensitif kepada pasangan atau kerabat Anda bahkan untuk persoalan sepele sekalipun?

Seperti itulah stres mempengaruhi kualitas hubungan interpersonal Anda.

kutipan tweet

Nah, meluangkan waktu untuk diri sendiri tak hanya bermanfaat untuk diri pribadi, tapi juga orang lain.

Caranya?

Dengan rutin menyisihkan waktu untuk menyendiri, Anda akan menjaga kualitas kesehatan mental Anda di titik yang tinggi.

Akibatnya, kualitas Anda dalam membangun hubungan dengan orang lain juga semakin baik.

Karena itu, me time dapat membantu Anda melihat bagaimana hubungan pribadi dan sosial Anda dan meningkatkan kualitasnya.

4 Cara Menjalani Me Time

Jika Anda masih bingung bagaimana Anda dapat meluangkan waktu untuk diri Anda sendiri, Anda dapat menggunakan teknik berikut.

1. Me Time 5 Menit

Seperti halnya tidur, prinsip “quality matters over quantity” juga berlaku pada hal yang satu ini.

Artinya, Anda bisa mendapatkan waktu pribadi yang berkualitas meski hanya 5 menit.

Untuk itu, Anda perlu menerapkan teknik Pomodoro.

Pomodoro berasal dari bahasa Italia yang berarti tomat.

Memang, alasan kenapa memiliki nama seperti itu masih misteri. Namun, caranya kurang lebih seperti ini.

  1. Tentukan suatu tugas atau pekerjaan
  2. Lakukan pekerjaan tersebut selama 25 menit dengan fokus penuh.
  3. Setelah 25 menit, ambil sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan yang Anda sukai selama 5 menit.
  4. Lakukan siklus 25-5 tersebut hingga pekerjaan selesai.
  5. Setiap selesai 4 siklus, ambil me time dengan durasi sekitar 15-30 menit.
Me Time 5 Menit
Foto: SketchPlanations.com

Teknik ini memanfaatkan kemampuan fokus alami manusia yang hanya bertahan optimal selama 20-30 menit.

Penting untuk mengingat bahwa selama break, jangan sekali-kali mencuri waktu untuk bekerja.

Dan begitu juga sebaliknya.

Sehingga, cara ini akan melatih Anda untuk fokus 1 hal pada 1 waktu.

Dan tanpa Anda sadari, produktivitas Anda akan meningkat pesat dengan sendirinya.

2. Me Time 20 Menit

Sedikit lebih panjang, teknik yang satu ini memanfaatkan irama alami tubuh berupa ultradian rhythm.

Ultradian rhythm atau ritme ultradian adalah salah satu irama alami tubuh seperti infradian dan circadian rhythm.

Prinsipnya sama dengan teknik Pomodoro, beristirahat sejenak di sela-sela waktu aktifitas.

Namun, ultradian rhythm menggunakan jeda waktu yang lebih panjang: 90-20.

Artinya, fokus pada tugas atau pekerjaan selama 90 menit lalu mengambil 20 menit me time.

Me Time 20 Menit
Foto: Ultradian.io

Karena menggunakan irama biologis tubuh, maka teknik ini sangat efektif jika Anda terapkan untuk mengembalikan kesehatan mental dan fisik.

3. Me Time Harian

Hasil polling atas 2.000 orang dewasa di Amerika menunjukkan rerata waktu ideal untuk Anda habiskan sendirian per hari adalah 51 menit.

Sayangnya, rerata lelaki dewasa yang sudah berkeluarga hanya memiliki me time sekitar 25 menit sehari.

Bahkan, durasinya lebih pendek bagi wanita dewasa yang sudah berkeluarga, yakni sekitar 20 menit saja per hari.

terlepas dari mana yang lebih banyak atau lebih sedikit, mengalokasikan waktu untuk ketenangan diri sendiri seharusnya menjadi sebuah kebutuhan.

Anda dapat melakukannya di pagi hari sebelum memulai rutinitas harian. Atau, bisa juga di petang hari selepas maghrib.

4. Me Time Mingguan

Polling lain atas 2.000 orang dewasa di Inggris menunjukkan hasil yang tak jauh berbeda.

Rerata wanita dewasa di sana memiliki me time hanya 48 menit seminggu. Sedangkan, lelaki dewasa bisa menghabiskan hingga 114 menit seminggu untuk dirinya sendiri.

Melakukan me time dari waktu ke waktu akan lebih baik daripada menumpuk stres dan menunda-nunda untuk melaksanakannya entah sampai kapan.

Untuk itu, daftar 10 prioritas me time hasil polling berikut mungkin dapat menjadi inspirasi bagi Anda tentang kegiatan-kegiatan apa saja yang sebaiknya Anda lakukan di waktu luang.

Aktivitas yang Sering Dilakukan Ketika Me Time

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Me Time

Bagaimana saya menghabiskan waktu me time?

Bebas. Lakukan apa yang Anda suka selama tidak mengganggu orang lain. Bila perlu, matikan perangkat komunikasi Anda untuk momen-momen kesendirian yang lebih berkualitas.

Bagaimana saya menjadwalkan me time agar berkualitas?

Anda bisa menjadwalkannya selama 5 menit, 20 menit, per hari, atau per minggu seperti petunjuk di atas. Maka dari itu, pelajari tekniknya dan terapkan dengan konsisten dan bahagia.

Bagaimana cara mendapatkan waktu me time yang lebih banyak?

Selesaikan pekerjaan Anda dengan fokus dan cepat. Lalu, berkomitmenlah untuk waktu pribadi Anda.

Karena, banyak orang yang sebenarnya bisa punya waktu sendiri yang cukup, tapi tidak mau mengambilnya karena enggan dengan orang lain.

Bagaimana agar tidak merasa bersalah karena mengambil me time?

Pahami bahwa Anda membutuhkan saat-saat untuk diri Anda sendiri untuk menjaga kesehatan mental Anda. Selain itu, me time membantu Anda menjadi lebih baik bagi diri sendiri dan orang lain.

Namun, jangan lupa untuk terlebih dahulu menyelesaikan tanggung jawab, terutama yang paling mendasar. Sehingga, Anda tidak merasa telalu selfish saat menjalani me time.

Penutup

Setiap orang membutuhkan waktu pribadi. Entah itu untuk refleksi diri, mengembalikan semangat dan kebugaran, atau meningkatkan spiritualitas.

Karena itu, berkomitmen untuk me time sama pentingnya dengan berkomitmen untuk urusan pekerjaan, pertemanan, atau rumah tangga.

Maka, mulai dari sekarang, jadwalkan waktu personal untuk diri Anda dan berkomitmenlah.

Jika Anda merasa informasi ini bermanfaat, silakan bagikan ke orang di sekitar Anda. 

Karena, mungkin saat ini mereka membutuhkan bantuan untuk menjaga kesehatan mental dengan me time.

Jangan lewatkan untuk berlangganan dengan newsletter blog Supergoat Indonesia untuk mendapatkan ilmu-ilmu menginspirasi terbaru setiap saat.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.