fbpx

13 Manfaat Vitamin C yang Super Lengkap, Wajib Baca!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Manfaat vitamin C ternyata tidak hanya bagus untuk yang sedang sariawan. Ada lebih dari 13 manfaat vitamin C yang sudah terbukti dalam penelitian.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Sudah sejak lama masyarakat mengenal manfaat vitamin C, terutama bagi penyembuhan luka seperti sariawan. Para pelaut zaman dahulu menggunakan vitamin C untuk mengatasi penyakit scurvy yang muncul akibat keseringan makan ikan dan jarang makan sayur.

Akan tetapi, manfaat vitamin C ternyata sangat besar. Terlebih lagi, ia mempengaruhi hampir semua organ tubuh.

Vitamin C adalah jenis vitamin larut air yang bersifat esensial (tidak dapat diproduksi tubuh) dan berperan besar dalam pembentukan jaringan tubuh. Nama lainnya adalah asam askorbat dan banyak didapati pada buah dengan cita rasa asam atau pedas.

struktur kimiawi vitamin C

Lalu, apa saja manfaat vitamin C bagi tubuh? Simak ulasannya. Berikut adalah 17 manfaat vitamin C yang super lengkap bagi tubuh.

Mencerahkan Kulit

Anda mungkin sering melihat produk perawatan kulit yang diperkaya dengan vitamin C. 

Wajar saja, vitamin C memiliki kemampuan untuk menghambat pembentukan pigmen melanin. Pigmen melanin merupakan pigmen yang bertanggung jawab memberikan warna pada kulit.

Semakin banyak pigmen melanin yang terbentuk, kulit akan berwarna lebih gelap. Dengan mencegah hal ini terjadi, vitamin C dapat mencegah hiperpigmentasi dan bintik hitam, serta mencerahkan kulit secara merata.

Mengurangi Kerutan

Selain mencerahkan, vitamin C juga dapat mengurangi kerutan pada kulit. Ini karena vitamin C mampu mendorong produksi kolagen yang berfungsi mempertahankan konsistensi jaringan.

Penggunaan vitamin C akan lebih efektif sebelum kerutan tersebut terjadi. Maka dari itu, perawatan kulit memang sebaiknya dilakukan sebelum muncul tanda-tanda penuaan.

Mengurangi Tanda-Tanda Penuaan

Selain dari berkurangnya produksi kolagen yang mempermudah timbulnya kerutan, tanda penuaan juga bisa muncul akibat radikal bebas

Radikal bebas yang menyerang kulit mempercepat kerusakan kolagen dan jaringan elastin. Efeknya, tanda penuaan seperti kerut halus, keriput, dan kulit kendur bisa muncul lebih cepat.

manfaat vitamin C melindungi dari radikal bebas

Vitamin C sendiri dapat bersifat sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas. Dengan demikian, kerusakan pada sel kulit dapat diantisipasi sehingga mencegah penuaan dini.

Mencegah Kepikunan

Tanda-tanda penuaan akibat radikal bebas tidak hanya tampak di kulit, tapi juga terjadi di otak. Radikal bebas dapat bereaksi menimbulkan peradangan pada otak, tulang belakang, dan jaringan saraf yang meningkatkan risiko pikun (mudah lupa).

Journal of Nutrition, Health and Aging melaporkan hasil penelitian yang melibatkan 3.831 residen berusia di atas 65 tahun. Hasilnya, pemberian antioksidan berupa vitamin C, E, dan karoten dapat mencegah penurunan fungsi kognitif di usia lanjut.

Menjaga Kesehatan Mata

Selama ini, vitamin yang populer untuk menjaga kesehatan mata adalah vitamin A. Namun, vitamin C juga ternyata tak kalah penting untuk mempertahankan fungsi mata tetap normal.

Jika vitamin A berperan pada sel batang dan kerucut pada retina, maka vitamin C menjaga makula lensa dari degenerasi akibat radikal bebas. Efeknya, lensa mata menjadi lebih terjaga dari risiko katarak (kekeruhan).

Meningkatkan Sistem Imun

Selain menangkal radikal bebas, vitamin C juga dapat meningkatkan produksi dan kinerja sel darah putih jika terjadi infeksi. Kombinasi kedua efek ini meningkatkan kemampuan imun tubuh hingga 2 kali lipat saat serangan infeksi.

Ini menunjukkan bahwa vitamin C dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah sakit, khususnya akibat serangan patogen dari luar tubuh.

Mempercepat Penyembuhan

Peningkatan kinerja sistem imun secara efektif sangat membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit. Pemberian vitamin C pada penderita TBC dan pneumonia terbukti dapat mempercepat waktu recovery.

Selain itu, pada luka berbentuk ulkus, kecepatan penyembuhan meningkat hingga 4x lipat.

manfaat vitamin C bagi penyembuhan luka

Ini menunjukkan bahwa vitamin C sangat bermanfaat untuk membantu mempercepat kesembuhan.

Mengurangi Risiko Penyakit Degeneratif Kronis

Efek peran vitamin C sebagai antioksidan tak hanya bermanfaat dalam sistem imun. Fungsi antioksidan vitamin C juga dapat secara signifikan mengurangi risiko Anda terkena penyakit degeneratif dalam jangka waktu lama (kronis).

Ini karena vitamin C mampu mencegah stress oksidatif pada jaringan di dalam tubuh. Hasilnya, sel-sel di dalam tubuh Anda dapat berfungsi secara normal dan terhindar dari mutasi akibat radikal bebas.

Membantu Menurunkan Hipertensi

Manfaat sampingan yang bisa Anda dapatkan dari vitamin C adalah penurunan tekanan darah bagi penderita hipertensi.

Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah yang lebih tinggi dari orang normal. Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan penderita hipertensi berusia di atas 15 tahun di Indonesia mencapai 38%, dan sebagiannya tidak menunjukkan gejala.

Prevalensi Hipertensi

American Journal of Clinical Nutrition merilis laporan penelitian efek vitamin C 500 mg pada tekanan darah 29 orang dewasa. Hasilnya, pada penderita hipertensi, tekanan darah dapat menurun hingga 4,9/1,7 mmHg (sistolik/diastolik).

Nilai ini mungkin hanya mengurangi 1/10 dari kenaikan tekanan darah pada orang hipertensi. Akan tetapi, ini menunjukkan bahwa vitamin C memiliki efek bagus pada penderita tekanan darah tinggi.

Menurunkan Kolesterol

Sedikit yang tahu bahwa vitamin C memiliki efek untuk menurunkan kolesterol. Studi 2008 yang terbit di Journal of Chiropractic Medicine melaporkan efek signifikan penurunan LDL dan kolesterol total. Saat itu, subyek menerima asupan vitamin C 500 mg/hari selama 4 minggu.

Meski tak terlihat peningkatan pada HDL (kolesterol baik), namun efek ini cukup baik untuk membantu mengontrol total lemak darah.

Mengurangi Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Serangan jantung dan stroke merupakan 2 penyakit tidak menular yang timbul akibat sumbatan pada pembuluh darah. Sumbatan tersebut terbentuk dari pecahan lemak yang menempel pada pembuluh darah (aterosklerosis).

Dengan menurunkan kolesterol, vitamin C secara tidak langsung dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Total kolesterol dan kolesterol jahat (LDL) yang menurun membuat pembuluh darah lebih bersih dan aliran darah menjadi lancar.

Menurunkan Asam Urat

Asam urat (gout arthritis) adalah peradangan pada sendi akibat menumpuknya uric stone di persendian. Kondisi ini muncul akibat tingginya kadar asam urat dalam darah dan biasanya terjadi di usia dewasa-lanjut.

Vitamin C terbukti dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah tanpa ada keraguan lagi. Kesimpulan ini didukung penelitian atas 46.994 pria selama 20 tahun, di mana 44%-nya memiliki risiko asam urat lebih kecil.

Mencegah Defisiensi Zat Besi

Defisiensi atau kekurangan zat besi merupakan kondisi yang cukup membahayakan. Ini karena zat besi sangat penting untuk pembentukan hemoglobin yang bertugas mengangkut oksigen dalam darah.

Struktur besi dalam hemoglobin darah

Kekurangan zat besi biasanya terjadi pada orang yang kehilangan darah dalam jumlah besar, seperti pasca melahirkan, haid, kecelakaan, dan semacamnya.

Akan tetapi, para penyuka diet vegetarian juga rentan mengalami ini. Sebabnya karena zat besi pada tanaman cenderung lebih sulit untuk diserap oleh tubuh.

Pada kondisi ini, pemberian vitamin C dapat menolong tubuh untuk menyerap zat besi lebih efektif. Studi American Journal of Clinical Nutrition melaporkan peningkatan penyerapan zat besi setelah penambahan vitamin C 100 mg bisa meningkat hingga 67%.

Kebutuhan Vitamin C Harian

Setelah menyimak ulasan manfaat vitamin C di atas, Anda mungkin jadi ingin mengonsumsi vitamin C sebanyak-banyaknya. Sayangnya, hal tersebut bukanlah pilihan yang tepat.

Kebutuhan vitamin C orang dewasa hanya sekitar 75-90 mg per hari. Adapun orang dewasa hanya mampu menyerap hingga 200 mg per hari. Di atas itu, penyerapan tidak optimal dan akan terbuang bersama sisa makanan.

Oleh karena itu, pemberian vitamin C dosis tinggi 1.000 mg sebenarnya tidak terlalu berguna, kecuali jika asupan vitamin C dari makanan memang kurang. Lagi pula, sumber terbaik vitamin C tetap berasal dari makanan yang lebih mudah diserap tubuh.

Salah satu sumber vitamin yang sangat baik untuk Anda adalah Susu Supergoat.

Susu Supergoat terbuat dari kombinasi susu kambing Etawa dengan gula aren tanpa pemanis maupun pengawet buatan. Ini membuat kandungan vitamin C, E dan antioksidan lain pada Susu Supergoat sangat tinggi.

Lebih lagi, kandungan nutrisi dalam Supergoat sangat mudah untuk diserap dan dapat meningkatkan penyerapan banyak mineral tubuh. Jadi, yuk minum Supergoat dan dapatkan manfaat vitamin C serta nutrisi lainnya dengan maksimal.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.