fbpx

6 Makanan yang Baik untuk Tulang dan Sendi serta Pereda Nyeri Sendi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Diet dengan mengkonsumsi makanan dan minuman tertentu ternyata dapat menjaga kesehatan tulang dan sendi Anda sepanjang usia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Tahukah Anda jika keropos tulang alias osteoporosis kerap tidak menunjukkan gejala berarti sampai yang bersangkutan mengalami cedera patah tulang? Sementara, radang sendi berpotensi menghambat aktivitas harian Anda. Jadi, jangan sampai masalah kesehatan ini menimpa Anda atau orang-orang terdekat. Untuk mencegahnya Anda perlu mengonsumsi makanan yang baik untuk tulang dan sendi.

Menurut Kathryn Weatherford, RD, LDN, CNSC, seorang ahli diet berlisensi, masalah pada tulang dan persendian dapat diantisipasi dengan asupan kalsium dan vitamin D yang mencukupi. Lagipula kecukupan vitamin D tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan tulang, dan sendi, tetapi juga meminimalkan kelelahan otot dan meningkatkan energi.

Jenis Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi

Nutrisi terbaik untuk tulang, gigi, dan sendi selain kalsium adalah protein, kolagen, dan magnesium. Jangan lupakan juga vitamin untuk sendi dan otot, yaitu vitamin B, C, dan E. Anda bisa memperoleh berbagai asupan penting tersebut pada makanan-makanan di bawah ini.

Ikan berlemak untuk menguatkan tulang dan mengurangi radang sendi

Ikan salmon, sarden, tuna, dan makarel kaya akan vitamin D yang membantu penyerapan kalsium dari makanan. Dalam tiga ons daging ikan berlemak juga terkandung 187 mg kalsium yang merupakan nutrisi penting untuk membantu memperkuat tulang.

Sementara kandungan asam lemak omega-3-nya dapat mengurangi peradangan, nyeri, serta kaku pada persendian. Inilah sebabnya golongan ikan tersebut merupakan makanan pereda nyeri sendi yang membantu mengurangi gejala pada pasien radang sendi.

Sayuran berdaun hijau merupakan sumber vitamin C dan kalsium pembangun tulang

Sayuran baik untuk tulang dan sendi Anda karena kandungan vitamin C, K, dan mineralnya yang tinggi dapat meningkatkan produksi sel-sel pembentuk tulang. Selain itu, antioksidan vitamin C juga merupakan pelindung sel-sel tulang dari kerusakan.

Antioksidan tersebut terkandung pada sayuran berwarna hijau gelap seperti brokoli yang mengandung sulforafan, yaitu senyawa penghambat enzim penyebab radang tulang dan sendi. Sementara 1 cangkir lobak hijau matang mengandung sekitar 200 miligram kalsium yang memenuhi 20% dari kebutuhan kalsium harian. Bayam, kangkung, dan sayuran berdaun hijau gelap lainnya juga mempunyai efek yang sama.

Sebaiknya biasanya buah hati Anda untuk mengkonsumsi sayuran sebagai makanan penguat otot dan tulang sejak dini. Dengan begitu, sepanjang usia mereka tak perlu mengalami masalah kesehatan pada bagian tersebut akibat kekurangan nutrisi.

Ubi jalar adalah sumber magnesium dan potassium untuk menjaga kesehatan tulang

Mengapa kekurangan magnesium bisa memicu masalah pada tulang dan sendi? Alasannya karena senyawa tersebut membantu menyeimbangkan vitamin D dalam tubuh. Sementara potassium mempunyai efek menetralkan asam yang dapat merapuhkan tulang sekaligus membuangnya dari tubuh.

Mengonsumsi ubi panggang berukuran sedang tanpa tambahan garam akan menyediakan 31 miligram magnesium serta 542 miligram potassium.

Kaldu tulang adalah suplemen alami pereda nyeri sendi serta menguatkan tulang

Kaldu tulang mengandung berbagai nutrisi penting untuk sendi dan tulang, termasuk mengurangi nyeri sendi yang menyakitkan. Ini antara lain glukosamin, kondroitin, asam amino, dan kalsium yang berperan penting untuk menunjang kepadatan tulang.

Sementara gelatin yang berasal dari olahan tulang ternyata mempunyai struktur yang hampir sama dengan kolagen, yakni senyawa yang secara alami terdapat pada ligament, tendon, dan persendian kita.

Sampai saat ini para ahli masih memperdebatkan apakah kaldu tulang benar-benar dapat meningkatkan pertumbuhan tulang rawan. Meski demikian mengkonsumsi kaldu tulang, misalnya dalam olahan sup, terbukti memberi dampak yang signifikan bagi penderita.

Antara lain adalah mengurangi nyeri serta sebagai makanan penguat sendi lutut atau secara umum bagian persendian lain.

Buah-buahan dengan kandungan anti radang dan antioksidan pelindung sel tulang

Jika saat ini Anda tengah mencari jus penghilang nyeri sendi agar tidak terlalu bergantung pada obat-obatan pabrikan, nanas bisa jadi pilihan. Sebab, nanas mengandung bromelain yang dapat meredakan rasa sakit pada persendian akibat peradangan.

Bagian dari nanas yang mengandung lebih banyak bromelain ada pada batang serta inti. Jadi jangan membuang bagian tersebut saat membuat jus atau smoothie.

Selain nanas Anda juga dapat memilih apel yang memang sarat dengan senyawa anti-inflamasi untuk mengurangi peradangan. Apel juga sarat akan serat yang akan memberi manfaat tambahan bagi kesehatan pencernaan Anda.

Terakhir ada tomat yang mengandung likopen, yaitu salah satu aktioksidan terkuat yang berkhasiat untuk melindungi sel tulang. Perlu diketahui bahwa tomat yang sudah dimasak kandungan likopennya akan meningkat sehingga Anda dapat memperoleh manfaatnya dengan lebih optimal.

Produk susu sebagai sumber protein dan kalsium pembangun tulang

Susu dan produk turunannya seperti keju dan yoghurt merupakan sumber protein serta kalsium untuk menguatkan tulang dan otot. Bringham and Women’s Hospital, Boston bahkan menemukan fakta bahwa konsumsi susu lowfat secara teratur berkhasiat mengurangi masalah radang persendian lutut.

Jadi dapat dibilang jika susu merupakan makanan pelumas sendi lutut terutama bagi pasien osteoarthritis (radang sendi).

Pada masa pertumbuhan, anak-anak seharusnya mendapatkan asupan susu yang mencukupi untuk mencapai kepadatan tulang dan gigi yang optimal. Daripada susu sapi, ternyata susu kambing etawa mempunyai kandungan kalsium yang lebih tinggi untuk menunjang kesehatan tulang.

Karena itu sebaiknya Anda menambahkan Supergoat, susu kambing etawa instan dengan gula aren dalam menu harian bagi keluarga. Supergoat dapat dikonsumsi dua kali sehari, yaitu saat sarapan dan menjelang tidur untuk mendapatkan khasiat sehatnya.

Kesimpulan

Walaupun kerap diremehkan namun gangguan pada kesehatan tulang dan sendi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengurangi kualitas hidup Anda. Untuk menghindarinya masukkan makanan yang baik untuk tulang dan sendi pada daftar di atas pada diet harian Anda.

Selain itu jangan lupa berolahraga ringan selama 30 menit sehari agar kesehatan dan kekuatan tulang dan sendi terjaga sampai lansia.

Subscribe laman ini untuk mendapatkan informasi aktual terkait pola makan dan gaya hidup sehat bersama Supergoat.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.