fbpx

Gejala Diabetes Kering Secara Umum dan Spesifik Pada Pria serta Wanita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

WHO memperkirakan jumlah penderita diabetes di Indonesia bisa menembus angka 16,7 juta orang pada tahun 2045 jika masyarakat masih terus menyepelekan gejalanya. Sebagai referensi kesehatan Anda dan keluarga, cermati gejala-gejala seseorang mungkin terserang penyakit diabetes.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Kencing manis alias diabetes melitus merupakan penyakit tak menular yang cukup banyak diderita masyarakat Indonesia. Secara awam kita membedakan penyakit gangguan insulin ini sebagai diabetes basah dan diabetes kering.

Ini sebenarnya menilik dari luka penderita apakah bernanah atau tidak. Ini gejala diabetes kering yang perlu Anda ketahui agar dapat mendeteksi penyakit ini sedini mungkin untuk menghindari komplikasi yang fatal.

Gejala Awal Penyakit Diabetes Kering

Diabetes merupakan gangguan kesehatan metabolik yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Dari segi medis sebenarnya penyakit diabetes terbagi dalam 4 kategori, yaitu diabetes tipe 1, tipe 2, tipe 3, dan gestasional.

Diabetes tipe 1 terjadi karena tubuh kurang atau tidak dapat memproduksi insulin. Sementara diabetes tipe 2 dipicu oleh gaya hidup yang buruk, mulai dari pola makan yang tidak sehat sampai obesitas.

95% pasien diabetes mengalami tip ke-2 ini. Selanjutnya tipe 3 terjadi akibat otak kekurangan suplai insulin sehingga kinerjanya menurun. Lalu yang terakhir adalah diabetes gestasional yang menyerang ibu hamil akibat plasentanya memproduksi hormon khusus yang membuat fungsi insulin terganggu.

Secara umum gejala diabetes awal pada tipe 1 sampai 3 ini hampir sama, kecuali pada diabetes gestasional yang tidak menunjukkan gejala signifikan. Anda perlu segera melakukan tes darah jika mendapati ciri-ciri ini.

1. Cepat Merasa Lapar

Belum lama bersantap Anda sudah merasa lapar lagi. Jangan sepelekan gejala ini karena bisa jadi tanda awal penyakit diabetes. Ini karena insulin yang bertugas mengkonversi glukosa menjadi energi mengalami penurunan fungsi sehingga suplai energi berkurang.

Akibatnya tubuh merasa belum mendapat asupan dan terus mengirimkan sinyal lapar. Nafsu makan yang terlalu berlebihan ini dalam bidang kedokteran disebut polifagia.

2. Sering Kehausan

Gejala diabetes usia muda, termasuk berbagai kalangan, terutama tipe 2 adalah kerap kehausan akibat sering ke toilet untuk BAK. Penumpukan glukosa dalam darah karena tidak tercerna dengan baik “memaksa” ginjal bekerja keras untuk menyaring dan menyerap gula.

Selanjutnya ginjal akan memproduksi lebih banyak urine sehingga cairan tubuh penderita berkurang drastis. Inilah alasannya pasien diabetes gampang kehausan.

3. Berat Badan Turun Drastis

Waspadalah jika Anda tidak mengubah pola makan namun tiba-tiba mengalami penurunan berat badan secara drastis. Ini karena tubuh mulai menggunakan protein setelah insulin tidak mampu mengkonvernsi glukosa menjadi energi.

Pada prosesnya metabolisme tubuh akan memecah otot dan lemak untuk diubah menjadi energi. Jadi jika Anda mengalami penurunan berat badan sekitar lebih dari 5% bobot tubuh, segera cek kadar gula darah.

4. Sering ke Toilet

Jika tidur Anda terganggu karena harus bolak-bolik ke toilet bisa jadi ini merupakan tanda-tanda awal penyakit diabetes. Para ahli menyebut gejala ini sebagai poliuria akibat ginjal tidak dapat menyerap seluruh gula dalam darah. Pada orang yang sehat ginjal akan memfilter gula dalam darah selanjutnya darah akan menyerapnya kembali.

Namun kadar gula darah yang terlalu tinggi membuat organ ginjal harus menggunakan cairan tubuh yang lebih banyak untuk mengencerkan darah. Akibatnya penderita jadi lebih sering minum dan pergi ke toilet karena tubuh kelebihan cairan.

Lambat laun ginjal bisa mengalami kerusakan karena harus bekerja melebihi kapasitasnya yang mengakibatkan penurunan fungsi sampai gagal ginjal.

5. Penglihatan Mengabur

Salah satu bahaya diabetes kering maupun basah adalah terancamnya indera penglihatan mulai dari pandangan buram, kabur, hingga hilang sama sekali. Komplikasi ini akibat perdarahan serta kerusakan saraf pada pembuluh darah otak. Pada kondisi terburuk diabetes juga memicu gangguan penglihatan lain yaitu katarak dan glaukoma.

6. Selalu Kelelahan

Ada dua hal yang menyebabkan penderita selalu merasa lelah dan lemas. Pertama, kekurangan tidur di malam hari karena sering terjaga untuk pergi ke toilet. Kedua, karena sel-sel tubuh tidak memperoleh asupan energi sebagai modal menjalankan aktivitas sehari-hari mengingat melemahnya kinerja insulin.

7. Luka Sulit Sembuh

Gejala diabetes pada kaki biasanya terlihat dari luka yang sulit kembali sembuh bahkan pada lecet kecil sekali pun. Ini karena sel-sel yang rusak karena luka tersebut sulit memperbaiki jaringan dan sarafnya akibat terhambatnya alirah darah penuh oksigen dari jantung.

Penyebabnya adalah pengerasan arteri serta dinding pembuluh darah akibat kadar gula yang terlalu tinggi. Pada penyakit diabetes yang parah kekebalan tubuh akan menurun yang membuat luka lebih cepat mengalami infeksi dan semakin sulit pulih.

Pengerasan arteri juga meningkatkan resiko serangan jantung serta stroke.

8. Disfungsi Ereksi pada Pria

Ada ciri-ciri gejala diabetes pada pria yang cukup spesifik yaitu disfungsi ereksi akibat berkurangnya fungsi pembuluh darah. Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan saraf sehingga pria dengan diabetes mengalami kesulitan ereksi.

Gejala inilah yang disebut disfungsi ereksi dan lama-kelamaan membuat gairah seksual yang bersangkutan menurun.

9. ISK pada wanita

ISK alias infeksi saluran kemih adalah gejala diabetes kering pada wanita yang awalnya kerap dianggap anyang-anyangan. Selain itu yang bersangkutan juga bisa mengalami infeksi jamur candida pada organ kelaminnya. Tanda-tandanya adalah keputihan, gatal, serta kesakitan saat berhubungan suami istri.

Pemicunya adalah turunnya respon kekebalan tubuh yang bertugas melawan infeksi jamur dan bakteri parasit. Ini karena kadar gula yang tinggi menciptakan lingkungan yang cocok untuk mikroorganisme sehingga lebih cepat tumbuh dan menyebar.

Kesimpulan

Penyakit diabetes beresiko menimbulkan komplikasi serius pada organ-organ penting kita, antara lain ginjal dan jantung. Inilah sebabnya Anda perlu melakukan deteksi dini dengan mencermati terjadinya gejala diabetes kering dalam keseharian. Selanjutnya Anda perlu melakukan pemeriksaan darah dan berbagai tes untuk mendapat kepastian.

Sebagai langkah antisipasi praktikkan pola hidup sehat, yaitu menerapkan pola makan sehat, mengurangi asupan yang mengandung gula tinggi, dan berolahraga teratur. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi jadikan Supergoat, susu kambing etawa instan plus gula aren sebagai bagian dari diet Anda.

Indeks glikemik gula aren yang rendah daripada gula tebu sehingga Supergoat aman bagi penderita diabetes.  

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.