fbpx

9 Cara Tidur Menurut Islam Sesuai Sunnah Rasulullah Saw

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Islam mengatur segala aspek kehidupan. Termasuk, tidur. Ada banyak adab yang bisa Anda amalkan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Jika Anda bertanya bagaimana cara tidur menurut Islam, maka ada jawabannya. Sebagai ajaran yang kaffah, Islam mengatur segala aspek kehidupan. Termasuk, persoalan tidur.

Rasulullah Saw telah mencontohkan langsung berbagai macam sunnah ini. Ada banyak riwayat yang menunjukkannya. Berikut ini kami membahas langkah-langkah sebelum tidur menurut Islam untuk Anda!

1. Tidur pada awal malam

Nabi Saw tidak menyukai umatnya yang menghabiskan waktu malam dengan begadang tanpa faedah. Jadi, sebisa mungkin Anda memilih awal malam sebagai waktu tidur, tak jauh selepas shalat isya berjamaah. Semata-mta sebagai bentuk peneladanan terhadap jam tidur Rasulullah Saw.

Anjuran ini terdapat dalam sebuah riwayat dari Abi Barzah berikut:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari)

2. Berwudhu

Anjuran umum sebelum mendatangi pembaringan adalah cuci kaki dan tangan. Dalam Islam, akan lebih afdhol jika Anda sekalian mengambil air wudhu. Ini sebenarnya adab tidur dalam Islam yang sudah cukup populer.

Dasarnya persis yang Rasulullah Saw pesankan:

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ

“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat.” (HR. Bukhari)

3. Meniup telapak tangan dan mengusapkannya

Ketika sampai tempat tidur, Anda dianjurkan untuk meniup kedua telapak tangan sambil membacakan Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing 1 kali. Setelah itu, mengusapkannya ke wajah dan bagian-bagian tubuh yang Anda dapat jangkau. 

Dasarnya adalah penuturan Aisyah ra mengenai perilaku Nabi Saw berikut:

كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ , ’Qul a’udzu birabbil falaq’ dan ’Qul a’udzu bi rabbin naas’. Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari)

4. Mengibaskan seprai

Bukan hanya tubuh Anda yang disucikan. Lebih dari itu, Islam juga menganjurkan Anda membersihkan tempat tidur dengan cara mengibas-ngibaskannya. Untuk sunnah sebelum tidur ini, Rasulullah Saw bersabda:

 إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللهَ فَإِنَّهُ لاَ يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ.

“Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan, ‘bismillah,’ karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” (HR. Bukhari)

5. Membaca doa sebelum tidur

Anda mungkin sudah akrab dengan anjuran ini. Namun, tentu tak salah kan jika kami mengingatkannya lagi? Sebelum tidur, hendaknya Anda berdoa dulu. Salah satu doanya persis dengan pesan Nabi Saw berikut:

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ « بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’” (HR. Bukhari)

6. Membaca ayat Al Quran

Menghadirkan ketenangan jiwa dengan membaca ayat Al Quran menjadi sunnah yang lain. Mengacu pada riwayat yang Nabi Saw kabarkan, ada beberapa ayat yang dapat Anda baca. Antara lain:

  • Ayat kursi
  • Dua ayat terakhir surat Al Baqarah
  • Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas

Masing-masing memiliki sandaran haditsnya. Anda bisa mengamalkan semuanya atau memilih salah satu.

7.  Berbaring ke arah kanan

Bagaimana posisi tidur menurut Islam? Mengenai posisi tidur, Nabi Saw menganjurkan Anda untuk berbaring dengan menjadikan rusuk kanan sebagai tumpuan dan tangan kanan sebagai bantalnya. Terkait hal ini, Nabi Saw bersabda:

 اِضْطَجِعْ عَلَى شَقِّكَ اْلأَيْمَنِ. 

“Berbaringlah diatas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari)

Selain sunnah, menurut Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyyah, ini juga bermanfaat bagi kesehatan. Dalam Kitab Zaadul Ma’ad ia menulis:

“Tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun shalat malam. Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung.”

8. Berdoa ketika susah tidur

Jika Anda kesulitan tidur, Islam juga memberikan anjuran. Rasulullah Saw pernah memberikan doa khusus bagi sahabatnya yang mengalami insomnia. Hal ini sudah kami bahas sebelumnya dalam tentang mengatasi insomnia dalam Islam.

Adapun doanya, Anda bisa amalkan doa yang Beliau ajarkan kepada salah saeorang sahabatnya, yakni Zaid bin Tsabit berikut:

اللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ أَهْدِئْ لَيْلِيْ وَأَنِمْ عَيْنِي

Artinya: “Ya Allah, bintang-bintang telah tenggelam, dan banyak bola mata menjadi tenang. Sementara, Kau adalah Zat Maha Hidup dan Zat Maha Tegak. Tenangkan malam hamba dan istirahatkan sepasang bola mata hamba.” 

9. Minum susu

Sunnah terakhir yang sering dilupakan padahal mengamalkannya sederhana adalah minum susu, terutama susu hewani. Sebagai minum dengan kekayaan khasiat, Nabi Saw juga memuji umatnya yang minum susu sebelum tidur. Dalam sebuah hadits, Beliau bersabda:

اللبن في المنام فطرة

“Minum susu sebelum tidur itu fitrah” (HR Al Haitsami)

Jika Anda mencari khasiat medis, Anda sebaiknya memilih susu kambing ketimbang susu media. Setelah dibandingkan nutrisinya, susu kambing memiliki beberapa keunggulan untuk kesehatan Anda.

Semua cara tidur menurut Islam di atas mudah bukan untuk dilaksanakan? Seringkali, karena mudah, manusia jadi lalai melakukannya. Namun mudah-mudahan, ini tak berlaku bagi pembaca dan pelanggan setia Supergoat Indonesia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.