fbpx

Apa yang Dimaksud dengan Makanan Sehat? Ini Penjelasannya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Memahami makanan sehat dan mengkonsumsinya secara teratur adalah bentuk rasa syukur Anda atas nikmat sehat yang Tuhan berikan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Apa yang dimaksud dengan makanan sehat? Makanan sehat adalah makanan yang mengandung nutrisi dalam jumlah seimbang dengan kandungan kalori yang tidak terlalu berlebihan.

Lantas  apa yang dimaksud dengan makanan sehat dan bergizi? Karena makanan sehat sudah pasti bergizi, maka definisi makanan sehat sama saja dengan definisi makanan sehat dan bergizi.

Kandungan yang ada pada makanan sehat

Standar dalam menentukan makanan itu sehat atau tidak terletak pada kandungannya, yakni nutrisi atau gizi.

Nutrisi merupakan zat yang digunakan oleh organisme (baik manusia maupun hewan) untuk bertahan hidup, tumbuh, sekaligus berkembang biak. Kami tak akan panjang lebar, karena menjelaskannya secara rinci di artikel seputar nutrisi

Namun ringkasnya, jika Anda bertanya kandungan apa yang terkandung dalam makanan sehat,jawabannya ada tujuh, yakni.

  • Karbohidrat
  • Protein
  • Lemak
  • Serat
  • Air
  • Vitamin
  • Mineral.

Memang, tidak ada makanan yang memiliki keseluruhan nutrisi dalam jumlah tinggi. Umumnya, makanan memiliki keunggulan pada sebagian nutrisi saja.

Misalnya, ikan. Makanan ini kaya dengan protein, lemak sehat, vitamin, serta mineral. Namun untuk karbohidrat, serat, atau air, ikan tak lebih baik ketimbang makanan lain.

Perlu digaris bawahi, meskipun Anda memakan suatu makanan sehat, jika kadarnya berlebihan, tubuh Anda bisa terserang penyakit. Itu artinya, Anda perlu mengonsumsinya secara seimbang. 

Terkait hal ini, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan sudah memberi batasan mengenai Angka Kecukupan Gizi Harian yang masyarakat perlukan agar gizi seimbang. Baik untuk makro nutrisi (karbohidrat, protein, lemak, air, serat) maupun mikro nutrisi seperti vitamin dan mineral.

Misalnya, untuk zat vitamin, tabel kebutuhannya seperti ini:

Data selengkapnya untuk jenis nutrisi lain, bisa Anda akses di Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019. Di dalamnya, Anda bisa temukan kebutuhan untuk berbagai jenjang usia dan jenis kelamin. 

Untuk itu, konsumsi makanan sehat perlu Anda imbangi dengan pola makan sehat. Dengan kata lain, Anda perlu mengatur porsi, komposisi, hingga waktu makan.

Makanan yang tidak sehat

Memahami makanan yang tidak sehat, sama pentingnya dengan memahami makanan sehat. 

Apa yang dimaksud makanan yang tidak sehat? Makanan dapat dikatakan tidak sehat dengan alasan berikut:

  • Kandungan gizinya tidak seimbang, misalnya terlalu berlebihan kadar lemak, kolesterol, atau gulanya. Biasanya makanan dengan kategori ini adalah makanan yang sudah diolah seperti junk food. Karena alamiahnya, makanan seperti buah, sayur, daging, ikan, semuanya aman dikonsumsi selama tidak berlebihan.
  • Makanan tidak higienis, misalnya karena disimpan di tempat terbuka sehingga dihinggapi lalat, debu, atau zat-zat lain pemicu penyakit.
  • Makanan basi, yang mengalami penurunan kualitas dan terkontaminasi bakteri berbahaya seperti e-coli atau salmonella sehingga tidak layak manusia konsumsi. 

Contoh Makanan Sehat dan Makanan Tidak Sehat

Agar lebih jelas dan praktis, Anda bisa lihat tabel contoh makanan sehat dan tidak sehat berikut ini:

Makanan sehatMakanan tidak sehat
BuahJunkfood
SayuranMinuman kemasan bersoda
Kacang-kacanganKeripik dengan perasa (natrium) berlebih
DagingMakanan yang diolah dengan minyak jelantah
IkanMie instan
Biji-bijian
Susu kambing

Contoh makanan tidak sehat sebenarnya masih aman Anda konsumsi jika alasannya bukan karena basi dan higienis. Namun, problem bisa datang jika Anda mengkonsumsinya secara berulang dan terlalu banyak.

Selain itu, makanan sehat bisa saja berbahaya bagi orang-orang dengan penyakit tertentu. Makanya, untuk beberapa penyakit, Anda sering mendengar istilah ‘pantangan’.

Sebagai contoh, Anda bisa lihat pantangan makanan bagi penderita hipertensi (darah tinggi) berikut:

Rekomendasi

Untuk mengetahui makanan sehat atau tidak sehat, secara praktis Anda bisa melakukan beberapa cara.

  1. Menambah wawasan nutrisi di setiap makanan, salah satu caranya dengan membaca berbagai artikel di Supergoat Indonesia. Kami sudah membahas kadar nutrisi pada berbagai jenis makanan dan minuman yang akrab dengan keseharian Anda.
  2. Jika Anda membeli makanan kemasan, rajin-rajinlah memperhatikan tabel nutrisi yang biasanya terletak pada bagian belakang kemasan. Pastikan mengandung nutrisi yang baik dalam batas wajar.

Kedua cara di atas memang terkesan merepotkan. Namun, jika Anda sudah tahu apa yang dimaksud dengan makanan sehat dan mampu memilah setiap makanan, Anda akan mendapatkan sejuta manfaatnya. 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.