fbpx

Akibat Kekurangan Vitamin B3 Bagi Tubuh dan Bahayanya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Rendahnya kadar vitamin B3 (niasin) dalam tubuh menyebabkan penyakit Pellagra yang dapat berakibat fatal jika tidak segera diatasi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Sangat penting untuk memastikan makanan yang kita konsumsi sehari-hari mengandung asupan nutrisi yang mencukupi kebutuhan tubuh. Salah satunya vitamin B3 atau niasin yang merupakan nutrisi penting bagi sel-sel tubuh agar tetap dapat berfungsi dengan baik.

Akibat kekurangan vitamin B3 bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius yang bisa berujung pada kematian jika tidak segera diatasi.

Apa Fungsi Vitamin B3 dan Mengapa Penting Bagi Kesehatan?

Fungsi vitamin B3 yang utama adalah menunjang sistem cerna untuk mengubah makanan menjadi tenaga/energi. Selain itu, vitamin B3 juga mempunyai berbagai manfaat penting lainnya, yaitu:

  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Meminimalkan peradangan
  • Menunjang produksi hormon stres dan hormon yang berkaitan dengan aktivitas seksual
  • Menjaga kesehatan sistem saraf
  • Menyehatkan rambut dan kulit
  • Dan lain-lain.

Masalahnya vitamin B3 tak dapat disimpan oleh tubuh karena termasuk vitamin yang larut dalam air, lalu akhirnya akan keluar bersama urine. Inilah sebabnya menu makanan Anda wajib mengandung vitamin B3 yang cukup.

Akibat Kekurangan Vitamin B3

Kekurangan atau defisiensi vitamin B3 yang parah bisa menyebabkan Pellagra, yaitu gangguan kesehatan akibat rendahnya kadar nutrisi tersebut dalam tubuh.

Ada tiga gejala khas penyakit ini yaitu, dermatitis, diare, dan demensia. Pada tahapan tersebut penderita harus segara mendapatkan perawatan medis untuk menyelamatkan nyawanya.

Dermatitis umumnya terjadi pada area kulit di sekitar leher dengan tanda-tanda, kulit memerah, timbul ruam, kulit menebal, bersisik, berkerak, dan pecah-pecah. Sementara demensia termasuk gejala neurologis yang ditunjukkan dengan gejala kebingungan, berdelusi, gangguan kecemasan, moody, depresi, apatis, dan penderita sering mengeluh pusing.   

Tidak hanya itu akibat kekurangan vitamin B3 nikotinat bisa memunculkan gejala-gejala lainnya, seperti sariawan, tidak nafsu makan, mual, dan muntah.

Rekomendasi Makanan untuk Mengatasi Kekurangan Vitamin B3

Satu-satunya cara untuk mengobati sekaligus mencegah Pellagra adalah mencukupi kebutuhan vitamin B3 yang bisa Anda dapatkan dari suplemen atau asupan makanan. Dilansir dari Medical News Today, ini daftar makanan yang merupakan sumber vitamin B3:

Nasi merah

Dalam satu cangkir nasi merah terkandung 10,3 miligram niasin yang sudah memenuhi sekitar 26% kebutuhan harian Anda (daily value).

Salmon

Sepotong salmon seberat 3 ons dapat memenuhi 43% kebutuhan harian Anda karena mengandung 8,6 miligram niasin.

Dada ayam

Dada ayam sejumlah 3 ons menyediakan 10,3 miligram niasin yang dapat mencukupi kebutuhan harian kita sebanyak 52%.

Hati sapi

Mengkonsumsi hati sapi seberat 3 ons bahkan sudah mampu memenuhi kebutuhan niasin harian sebanyak 75%. Ini karena kandungan niasin pada hati sapi cukup tinggi, yaitu mencapai 14,3 miligram.

Solusi Alternatif

Pilihan bahan makanan lain yang merupakan sumber niasin yang baik adalah kalkun, kacang-kacangan, kentang, alpukat, dan daging sapi. Alternatif lain untuk mengatasi defisiensi vitamin B3 adalah menambahkan susu kambing etawa dalam menu sehat harian Anda.

Menurut ahli nutrisi berlisensi Julie Stefanski, MEd, RDN, susu kambing menyediakan niasin atau vitamin B3 yang lebih tinggi daripada susu sapi. Tidak hanya itu, kandungan vitamin A, kalium, riboflavin, dan kalsium pada susu kambing etawa juga lebih banyak dibandingkan susu sapi atau susu hewan lainnya.

Untuk mendapatkan seluruh manfaat sehatnya Anda dapat mengkonsumsi Supergoat, susu kambing etawa bubuk plus gula aren yang sarat nutrisi sekaligus lezat rasanya. Produk ini aman untuk seluruh anggota keluarga mulai dari bayi berusia 1 tahun sampai lansia.

Kesimpulan

Asupan makanan sehari-hari wajib memenuhi kebutuhan nutrisi agar seluruh organ tubuh mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Apalagi defisiensi nutrisi, salah satunya vitamin B3 akan berdampak pada kesehatan yang bahkan bisa berakibat fatal. Akibat kekurangan vitamin B3 adalah penyakit Pellagra dengan gejala 3D atau demensia, diare, dan dermatitis.

Untuk mencegah dan menyembuhkan Pellagra Anda perlu menambahkan makanan sumber vitamin B3 dalam diet sehari-hari, misalnya nasi merah, hati sapi, dan susu kambing etawa. Semoga bermanfaat!

Subscribe laman ini untuk mendapatkan informasi aktual seputar gaya hidup dan kesehatan bersama Supergoat.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Artikel Terkait:

Berlanggaan Gratis!

Dapatkan pemberitahuan artikel menarik dari Supergoat, dengan berlangganan newsletter dibawah ini. Terimakasih :)

Tinggalkan komentar

Ingin Jadi Mitra Kami?

Isi form ini dan kami akan menghubungi Anda.

Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Join Mitra, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.

Form Pemesanan Supergoat

Penting!! Pastikan data di atas sudah benar, setelah klik Pesan Supergoat, Anda akan dibawa ke chat WA admin, silakan lanjutkan klik kirim dan jangan hapus pesan.